Peraih Medali Perak, Shoma Uno Tidak Punya Waktu Untuk Percintaan Karena Game

Meskipun tidak berhasil mendapatkan medali emas, penampilan Shoma Uno di Olimpiade Musim Dingin Pyeongchan yang diganjar dengan medali perak.

Medali perak Uno bersama dengan medali emas yang diperoleh Yuzuru Hanyu, berhasil membuat Jepang meraih dua medali di cabang olahraga seluncur es.

Pencapaian ini terbilang fantastis, karena ajang ini menjadi pertama kalinya Uno tampil di Olimpiade. Meski demikian, Uno yang berusia 20 tahun ini mengatakan bahwa dirinya tidak tegang sama sekali saat berkompetisi.

“Aku memberikan yang terbaik di semua penampilanku musim ini,” ujarnya. “Dalam hal ini, gak ada bedanya dengan di Olimpiade, dan mungkin karenanya aku tidak gugup sama sekali.”

Dalam wawancara terpisah, Shoma Uno menjelaskan kemungkinan lain penyebab dia tidak gugup sama sekali. “Mungkin karena Olimpiade bukanlah target akhirku. Aku tidak yakin apa tujuanku, namun setiap hari aku berusaha sebaik mungkin untuk menjadi lebih baik… Aku ingin lupa tentang memenangkan medali, dan mulai bersiap untuk kompetisi berikutnya.”

Kombinasi antara penampilannya dan sosok pribadinya, pastinya cukup banyak wanita yang mengidolakannya. Bahkan mungkin beberapa diantara mereka berharap untuk memiliki hubungan romantis dengannya. Sayangnya, saat ini Uno tidak peduli sama sekali soal hal itu.

“Percintaan, ya? Aku sibuk main video game dan skating saat ini. Kegemaranku bermain game terus bertambah, dan aku ingin mencoba masuk ke kompetisi video game.”

Shoma Uno juga mengomentari tren transaksi mikro dalam game, baik dalam bentuk in game item maupun gacha. Dia mengatakan bahwa membeli sesuatu dalam game untuk memperkuat melalui microtransaction bukanlah tanda orang lemah, tapi metode untuk mendapatkan performa yang lebih baik.

Sumber: SoraNews24