Setelah Pensiun, Apa Yang Dilakukan oleh Artis JAV?

Berbeda dengan di Indonesia, industri film porno di Jepang, yang biasa disebut Japanase Adult Video diizinkan dan tumbuh subur. Karenanya tidak heran kalau memang ada beberapa wanita muda yang ingin bekerja sebagai artis JAV.

Meski memang tidak semua wanita masuk ke industri itu atas kemauannya sendiri, tidak sedikit juga yang memang minat untuk menekuni karir yang mungkin dipandang sebelah mata oleh banyak orang ini. Toh, banyak juga artis Jepang yang pensiun dan banting setir menjadi artis JAV.

Dengan banyaknya wanita yang menjadi bintang JAV, bagaimana cara mereka menyesuaikan antara karir dan kehidupan sehari-hari mereka? Dan apa jadinya artis JAV begitu mereka pensiun?

Beberapa nama-nama artis JAV yang sudah tidak asing di telinga kebanyakan orang, seperti Maria Ozawa dan Anri Okita misalnya, keduanya sudah pensiun dan ternyata bisa menjalani kehidupan barunya setelah lepas dari industri film panas Jepang itu.

Baik Maria Ozawa ataupun Anri Okita seperti tidak mengalami kesulitan yang berarti, bahkan keduanya berhasil menemukan pasangan. Anri Okita sendiri sudah mengumumkan pernikahannya dan tengah menunggu kelahiran anak pertamananya.

Sayangnya, tidak semua artis JAV yang pensiun bisa mengalami hal serupa.

Atsuhiko Nakamura, pengarang buku “The Nameless Women” dan telah mewawancarai ratusan artis JAV, mengungkapkan beberapa fakta mengejutkan terkait mereka yang memutuskan untuk pensiun dari industri itu.

“Banyak wanita yang tidak bisa kembali ke pekerjaan biasa setelah tampil sebagai artis JAV,” jelas Nakamura. “Mereka sudah biasa bekerja di bisnis menggiurkan, selama bertahun-tahun, jadi kembali ke pekerjaan dengan gaji kecil tidaklah mudah. Sekitar dua pertiga artis JAV yang pensiun berakhir dengan bekerja di industri seks, entah bekerja sebagai gadis penghibur atau bahkan menjadi prostitusi.”

Tidak sedikit dari wanita yang menjadi artis JAV, yang telah terbiasa dengan kehidupan nyaman dengan bayaran besar, terjebak di industri seks setelahnya.

Namun, ada juga yang tidak kesulitan untuk memiliki pekerjaan normal lagi.

Diantara tahun 2009 hingga 2012, Ai Mizushima telah membintangi lebih dari 300 JAV. Setelah pensiun dia menjadi seorang penata rambut.

“Karena dari dulu aku ingin bekerja di industri kecantikan, aku mengikuti sekolah ketika masih aktif (sebagai artis JAV),” ujarnya kepada sebuah majalah. “Memang repot membagi waktu, tapi setelah bercerita kepada sesama artis tentang sekolahku aku membangun hubungan diantara dua kegiatan. Jadinya lebih mudah.”

Hal serupa juga dialami oleh Hotaru Akane, yang pensiun setelah tampil di 1.000 film. Kini dia bekerja sebagai DJ dan juga instruktur pole-dance. Begitu juga dengan Kokomi Naruse yang pernah meraih penghargaan Artis JAV Terbaik, sat ini dia merupakan vokalis dari band Mezcolanza.

Tapi, bagi mereka yang masuk industri JAV karena ditipu, kondisinya bisa lebih parah.

Mantan artis JAV, Asuka Hoshino yang berusia 30 tahun menjelaskan bahwa dirinya masuk industri AV lantaran ditipu oleh seorang pria. Dia dijanjikan pekerjaan model, namun ternyata dirinya malah terlibat dalam pembuatan film porno.

Meskipun kini sudah pensiun, pengalaman tidak mengenakan itu masih menghantuinya. “Mereka tidak pernah memintaku untuk menggunakan nama panggung, dan aku akhirnya menggunakan nama asli,” tulisnya dalam sebuah blog.

“Aku masih berpikir akansulit bagiku untuk menikah atau memiliki anak. Aku masih takut dengan pria dan seks. Dulu ketika aku dipaksa tampil di JAV, ketidakmampuanku dan kurangnya pengalamanku dengan pria sangat tidak tertahankan. Aku memikirkan keluarga dan temanku dan sakitnya luar biasa. Aku benar-benar berpikir sebaiknya aku tidak pernah lahir saja.”