Penjualan Barang Fisik Masih Penting Bagi Industri Anime Menurut Produser Kadokawa

Meskipun internet berkembang pesat, penjualan anime dalam bentuk fisik masih ada di Jepang. Meskipun secara perlahan tapi pasti jumlahnya mulai menurun jika dibandingkan beberapa tahun yang lalu, masih ada pelaku industri yang percaya bahwa jualan versi fisik masih lebih relevan dibandingkan dengan versi digital.

Salah satu yang percaya hal itu adalah Sho Tanaka. Berbicara kepada situs Anime Hack, produser anime di perusahaan Kadokawa ini mengatakan bahwa dia sering mendengar orang-orang di sekitarnya mengomentari runtuhnya bisnis konten fisik di industri anime dalam sepuluh tahun belakangan.

Namun Tanaka tetap yakin pentingnya penjualan anime dalam bentuk fisik, sekalipun industri secara perlahan tapi pasti terus berubah.

Tanaka lanjut mengutarakan pendapatnya, termasuk mengenai distribusi anime di luar negeri dan acara penayangan di acara khusus. Dia mengatakan kadangkala ada anime yang tidak populer di Jepang malah sukses di luar negeri, dan banyak judul yang menguntungkan dari sudut pandang komite produksi.

Sekalipun penjualan domestik dari Kadokawa tidak begitu baik, namun mereka berhasil kembali dari kerugian.

Meskipun saat ini penjualan anime secara fisik sudah tidak lagi menguntungkan, Tanaka mengatakan bahwa hal itu tetap menjadi semacam tulang punggung industri. Tanaka secara pribadi memilih bergantung terhadapnya ketimbang bereksperimen dengan beragam terobosan bisnis di industri.

Dia percaya bahwa aliran uang di industri masih berputar di seputar penjualan fisik.

Produser yang pernah menangani Girls’ Last Tour, Re:ZERO -Starting Life in Another World-, No Game, No Life, Cobra The Animation, dan Lord Marksman and Vanadis ini juga mengutarakan kekecewaannya pada anime di tahun 2017.

Pria ini kecewa karena sangat sedikit karya orisinil, dan kebanyakan anime sekuel sangat bergantung pada kesuksesan serial sebelumnya. Namun, dia memuji anime Made in Abyss.

Sumber: ANN