Puluhan Jones Unjuk Rasa Menentang Kencan di Malam Natal

Bagi kebanyakan penduduk Jepang yang tidak menganut agama nasrani, natal tidak dirayakan sebagai hari libur keagamaan. Namun nuansa natal tetap hadir di negara ini, salah satunya bagi para riajuu di Jepang yang menganggap natal sebagai sebuah momen romantis.

Karenanya jika kamu berkunjung ke Jepang pada saat natal, kamu akan melihat banyak pasangan menikmati keindahan Tokyo sembari mengagumi dekorasi musiman itu. Namun, ada juga yang ‘merayakannya’ dengan cara yang sedikit berbeda.

Pada pukul 2 siang tanggal 24 Desember, sekumpulan orang yang tergabung dalam Aliansi Revolusi Pria Tidak Populer, berangkat dari taman Yoyogi untuk melakukan unjuk rasa.

Target unjuk rasa mereka adalah, para riajuu yang merayakan natal. Mereka mengangkat papan bertuliskan “Hancurkan Natal”, dan secara berkelompok mereka meneriakkan kalimat-kalimat seperti:

“Kami menentang natal!”
“Meledak sana, Riajuu!”
“Bertobatlah, pasangan!”
“Apa yang salah jadi jones?!”

Unjuk rasa ini terus berlangsung selama lebih dari 30 menit, mereka melanjutkan perjalanan dan meneriakkan kalimat-kalimat serupa dengan di atas hingga daerah sekitar stasiun Shibuya.

Panitia unjuk rasa hari natal ini telah melakukan kegiatan ini semenjak 10 tahun yang lalu, mereka juga menggelar protes serupa pada hari Valentine. Jadi jones kok gitu amat ya.

Sumber: SoraNews24