Wanita Jepang Ogah Nikah Tanpa Modal

Mana yang lebih penting ketika membicarakan pernikahan dengan pasangan, cinta atau uang? Gak ada jawaban yang benar, dan pasti masih ada yang cukup yakin bahwa nikah tidak perlu uang, cukup nekat dan banyak-banyak berdoa meskipun masa depan masih belum jelas. Sayangnya hal tersebut gak berlaku buat wanita Jepang.

Menurut survei yang dilakukan oleh Daiwa Next Bank dan Starts Publishing Corporation lewat situs OZmall, 532 wanita Jepang ternyata merasa kesiapan finansial merupakan salah satu hal penting dalam perencanaan pernikahan.

Berikut adalah hasil dari survei tersebut.

1. Maukah Wanita Jepang Menikahi Orang yang Tidak Punya Uang?

72% wanita Jepang mengatakan bahwa mereka tidak ingin menikah tanpa uang. Terutama bagi mereka yang masih berusia 20-an, memiliki modal untuk menikah dan membangun keluarga adalah suatu kewajiban bagi 78% wanita di usia ini.

Yang mengejutkannya adalah, semakin tua wanita biasanya mereka malah lebih ‘rela’ menikah tanpa uang, namun tetap saja jumlahnya masih kurang signifikan, 32% wanita berusia 30-an dan 33% wanita berusia 40-an rela untuk menikah tanpa uang.

Para wanita yang menjawab “Tidak” berpendapat, “Pernikahan melibatkan realita dan kehidupan sehari-hari, bukan cuma mimpi,” “Kamu tidak ingin hidup pas-pasan, kamu ingin bisa menikmati hidup, secara finansial dan kejiwaan,” dan “Kalau kamu punya anak, kamu gak ingin mereka merasakan kesulitan finansial.”

2. Penghasilan Pasangan yang Ideal

Sebagian besar wanita menjawab bahwa mereka ingin memiliki pasangan dengan gaji di atas 6 Juta Yen (sekitar 718 juta Rupiah).

Meskipun angka ini sebenarnya lumayan masuk akal mengingat biaya hidup dan membesarkan anak di Jepang, masalahnya menurut survei yang pernah dilakukan Lembaga Perpajakan Nasional, rata-rata pria Jepang berusia 30-an tahun memiliki pendapatan diantara 4,32 juta Yen hingga 5,05 juta Yen atau sekitar 514 juta Rupiah hingga 604 juta Rupiah setiap tahunnya.

Tapi jangan khawatir, masih cukup banyak wanita Jepang yang rela memiliki pasangan dengan gaji diantara 2 juta Yen hingga 4 juta Yen atau sekitar 240 juta Rupiah hingga 480 juta Rupiah.

3. Menabung Untuk Pernikahan?

Menurut survei, wanita yang menjawab “Ya” untuk pertanyaan ini telah memiliki tabungan sekitar 2-5 juta Yen (240-600 juta Rupiah), bahkan ada yang mencapai 20 juta Yen (4,8 milyar Rupiah) untuk biaya pernikahan.

Berdasarkan 3 pertanyaan singkat diatas memang terbukti bahwa wanita Jepang sangatlah memperhatikan finansial sang pasangan. Namun untuk kalian yang masih mau nekat, memang masih ada yang tidak terlalu memperhatikan masalah finansial sang pasangan.

Kebanyakan dari mereka berpendapat bahwa “Pernikahannya tidak perlu mewah-mewah atau mahal,” “Kalau kita berdua bekerja, seharusnya tidak ada masalah” dan “Kamu bisa mulai nabung setelah bekerja.”

Tapi tetap saja, sebagian besar dari mereka tetap berpendapat bahwa seorang laki, ya harus kerja.

Sumber: SoraNews24