Mangaka Bleach dan Permohonan Terakhir dari Penggemarnya yang Sekarat

Tahun lalu, mangaka Bleach mengunggah foto sebuah surat, berisikan permohonan terakhir dari penggemarnya yang sekarat.

Seperti yang dijelaskan oleh My Game News Flash, Kubo mengunggah foto surat itu di akun Twitternya, dia bertanya apakah ada penggemarnya yang mengetahuinya. Surat itu dialamatkan kepada Kubo lewat penerbitnya, dan tidak memiliki nama atau alamat.

Manga Bleach tamat pada tahun 2016 setelah terbit sebanyak 15 tahun. Di Twitter, Kubo mengenang surat penggemar yang diterimanya selama bertahun-tahun berhasil memberikannya semangat, dan menyimpan semuanya.

Saat dirinya tengah sakit dan bertanya-tanya apakah dia sanggup menjadi seorang mangaka, Kubo mendapatkan sebuah surat tanpa alamat atau nama.

Surat itu ditulis oleh anak yang dirawat di rumah sakit. Anak itu mengatakan bahwa dia tinggal punya satu setengah tahun untuk hidup.

Saat dia sedang bermain game atau nonton TV, anak itu terus mengenang saat-saat dia bersama teman-temannya. Dia mengatakan ingin mati, namun selalu diingatkan untuk hidup sebaik-baiknya dengan sedikit waktu yang dia miliki.

Mencoba menikmati sisa hidupnya, anak itu mulai membaca manga, judul yang paling dia sukai adalah Bleach. Saat dirinya mulai masuk rumah sakit, manga itu menginspirasi dirinya untuk berpikir tentang hari esok. Menurut anak itu, Bleach merubah dunianya dan membuatnya ingin hidup lagi.

Anak itu menulis bahwa dia ingin suratnya dikirimkan setelah kematiannya, berarti penggemar muda ini telah meninggal dunia saat Kubo menerima suratnya.

Surat itu berakhir dengan sang anak mengatakan pada Kubo permintaan terakhirnya: “Tolong gambar Bleach sesuai keinginanmu hingga akhir. Itulah yang ingin aku baca.”

Kubo kemudian mencuitkan: “Aku punya permohonan untuk semuanya.”

Dia meminta maaf atas permohonannya ini namun dirinya ingin menghubungi pengirimnya untuk mengucapkan rasa terimakasihnya. Kubo tidak punya cara untuk menghubunginya, dia tidak tahu siapa yang mengirim surat anak itu, apalagi alamat pengirimannya.

Hari ini, Kubo akhirnya mengumumkan lewat Twitter bahwa awal bulan lalu, dia akhirnya dapat menghubungi pengirimnya setelah meminta bantuan dari penggemarnya lewat Twitter.

Awalnya, dia mengira bahwa anggota keluarga anak itulah yang mengirimkan surat, namun berdasarkan informasi yang diterimanya, dia mengetahui bahwa pengirimnya adalah teman sang anak yang sama-sama dirawat di rumah sakit.

Kubo mengucapkan terimakasih kepada penggemar yang membantunya dengan cara yang paling bisa ia lakukan: lewat sebuah gambar.

Sumber: Kotaku