Pengakuan Dari Pacar Rahasia Seorang Cosplayer

Tidak semua cosplayer mau buka-bukaan soal hubungan asmaranya, tidak sedikit yang merahasiakan hubungannya. Seperti apa sih rasanya jadi pacar rahasia seorang? Pria satu ini mencoba berbagi pengalamannyaT

Tapi karena mereka merahasiakan hubungan ini, dia tidak bisa menyebutkan namanya ataupun pacarnya, jadi… mari kita panggil dia Joko.

“Aku pacar rahasianya dan aku tidak mempermasalahkannya.”

“Ada banyak alasan soal itu (merahasiakan hubungan). Ketika cosplayer suka membagian foto-fotonya secara online bukan berarti dia mau orang asing mengetahui hubungan asmaranya,” tulisnya. Ada juga kasus dimana pacar cosplayer ini tidak mau diketahui untuk menjaga privasinya. Atau ada juga cosplayer yang berpikir bahwa kalau dirinya dianggap masih single dan available, akan memudahkannya untuk mendapatkan ketenaran, jelasnya.

Joko mengakui bahwa sebelum dirinya pacaran dengan cosplayer, dia buta sama sekali soal dunia itu. Ada banyak tipe cosplayer dan masing-masing punya opini dan tujuan yang berbeda. Ada cosplayer yang mengakui secara terbuka bahwa mereka sudah panya pacaran bahkan menikah. Ada yang masih single. Namun, ada juga yang merahasiakan hubungannya.

“Hubungan kami dirahasiakan dan aku tidak mempermasalahkannya. Satu, aku tidak ingin tampil di cuitannya ataupun tulisan blognya, jadi aku suka ketika dia tidak membicarakan tentang kehidupan pribadi kami secara online. Kedua, kami tidak merahasiakan hubungan kami di luar cosplay. Keluarga dan temannya tahu tentangku, dan begitu juga sebaliknya. Namun, ketika berurusan dengan personanya di dunia maya… aku mendingan dianggap tidak ada,” tulisnya.

Setelah mengikuti pacarnya ke berbagai acara dan mengenal teman-temannya sesama cosplayer, Joko terkejut mengetahui bahwa cukup banyak cosplayer populer yang sudah punya pacar, bahkan suami.

Dia juga terkejut melihat perbedaan tiap cosplayer terkait hubungan asmara mereka. Ada cosplayer yang secara terang-terangan mengakui bahwa dia punya pacar dan gak jarang cosplay berpasangan. Ada juga pacar cosplayer yang bertugas mengangkut barang bawaan pasangannya. Bahkan, ada yang memperkenalkan pacarnya sebagai ‘cuma teman.’

Joko tidak selalu merasa senang harus merahasiakan statusnya sebagai pacar, namun di saat bersamaan dirinya bisa paham, menerima, dan mendukung keputusannya karena cinta, terutama karena pacarnya tahan soal kebiasaannya mengorok dan berlebihan dalam bermain game.

Namun, Joko mengatakan bahwa dirinya tidak bisa berbohong dan mengatakan bahwa dirinya tidak merasa terganggu ketika seorang pria menggoda pacarnya di sebuah acara tepat di depan mukanya. Joko juga terkadang marah saat membaca komentar di foto yang diunggah pacarnya di media sosial.

Dia juga tidak senang ketika pacarnya mengenakan kostum yang terbuka di acara dan seorang pria meminta untuk foto bareng bersamanya.

Hal yang membuat Joko tahan dengan statusnya yang harus dirahasiakan adalah ketika pacarnya tidak sedang mengenakan kostum waifu sejuta umat, ketika dia memakai pakaian normal, dan mereka pergi bersama ke restoran biasa, bergandengan tangan, bicara hal-hal normal, ciuman, dan membiarkan orang-orang tahu bahwa mereka adalah pasangan.

Pacarnya juga cukup mengerti bagaimana cara membedakan hal ini, bahwa gadis yang Joko cintai bukanlah seseorang yang mengenakan kostum, namun dirinya yang sesungguhnya. Sebagai pasangan yang akan tumbuh tua bersama, bukan sebagai seorang cosplayer.

Selain itu, dia tahan dengan hubungan ini lantaran pacarnya tidak menggoda pria lain, baik itu di kehidupan sehari-hari, saat sedang di acara cosplay, ataupun di dunia maya. Sayangnya, hal ini dia akui tidak berlaku untuk semua orang, ada juga cosplayer yang sudah memiliki pasangan namun masih menggoda orang lain.

Haruskah seorang cosplayer merahasiakan hubungan asmaranya?

Mungkin diantara kalian ada yang berpikiran, kenapa sih sampai seorang cosplayer harus merahasiakan hubungannya? Joko juga pernah mempertanyakan hal serupa, jika seorang cosplayer mengatakan dia memiliki pacar, memangnya ada bedanya? Kenapa harus dirahasiakan?

Dia mengakui bahwa dulu dirinya juga pernah tidak tertarik lagi dengan seorang cosplayer lantaran dia telah memiliki pacar atau suami. Haruskah seorang cosplayer menyembunyikan hubungan asmaranya agar tidak membikin krompyang hati para penggemarnya?

“Pria yang mengunjungi laman cosplayer dan mengomentari keseksian cosplayer dan melototi dadanya… hal itu cuma ilusi,” tulis Joko. Seperti seorang artis yang tidak pacaran dengan penggemar, kebanyakan cosplayer juga demikian.

Joko mendukung hobi pacarnya, karena itu adalah hasratnya, dan Joko senang melihatnya. “Selain itu, akulah orang yang mengantarkannya pulang dalam baju cosplay itu,” tutupnya.

Sumber: Kotaku