Mangaka Diciduk, Film Live-Action ‘Rurouni Kenshin’ Resmi Dibatalkan

Mangaka ‘Rurouni Kenshin’, Nobuhiro Watsuki, harus berurusan dengan kepolisian setelah dirinya didapati memiliki konten pornografi anak.

Buntut dari penangkapan ini, Shueisha mengumumkan bahwa serial terbaru Rurouni Kenshin: Hokkaido Arc akan memasuki masa hiatus hingga waktu yang tidak ditentukan.

Rurouni Kenshin Meiji Swordsman Romantic Story: Hokkaido Arc, yang saat ini diserialisasikan di majalah Jump SQ, tidak akan terbit untuk sementara waktu mulai edisi 4 Desember,” ungkap Shueisha kepada J-News.

Shueisha juga mengatakan bahwa Watsuki menunjukkan penyesalan mendalam atas kejadian ini.

Tidak hanya penerbitan manganya yang mengalami hambatan atas kejadian ini, pada tanggal 22 November Neco Channel juga mengumumkan bahwa mereka menunda penayangan ulang tiga film live action Rurouni Kenshin.

Rencananya pada tanggal 25 November, mereka akan mengadakan pemutaran dari ketiga film Rurouni Kenshin: Rurouni Kenshin, Rurouni Kenshin: Kyoto Inferno, dan Rurouni Kenshin: The Legend Ends . Juru bicara perusahaan meminta maaf, dan meminta penonton untuk menerima pembatalan yang diakibatkan kasus kepemilikan pornografi anak oleh mangaka Rurouni Kenshin.