Pemerintah Tokyo Kesulitan Membasmi 500 Tikus di Pasar Ikan Tsukiji

Pasar ikan Tsukiji akan pindah ke lokasi baru pada tahun 2018, sebagian besar pedagang yang menggantungkan hidupnya di salah satu pasar iklan terkenal di Tokyo ini sudah setuju, namun ada masalah kecil lainnya yang berpotensi menyebabkan kekacauan.

Tsukiji yang berlokasi di Tokyo ternyata merupakan rumah bagi lebih dari 500 ekor tikus.

Pemerintah Tokyo khawatir pemindahan Tsukiji akan mengakibatkan para tikus yang kehilangan sumber makanannya akan mencari tempat baru, mulai dari apartemen, rumah makan, hingga area Ginza yang terkenal.

“Tikus tidak akan menampakkan dirinya di pagi hari saat pasar dipenuhi orang-orang… Namun ketika suasana sudah tenang, saat pasar sudah ditutup,” ujar Takao Katsumi, pegawai pemerintah yang bertugas menginspeksi pasar ikan Tsukiji.

Pemerintah dan ahli hama khawatir ketika pasar tersebut mulai dibongkar, tikus-tikus itu akan bermigrasi ke daerah sekitar dimana apartemen tinggi dan rumah makan berasa.

“Kami tidak memiliki pengalaman menutup fasilitas sebesar ini. Jadi sulit untuk memprediksi apa yang bisa terjadi,” ujar Katsumi seperti dikutip dari Japan Times.

Salah satu kekhawatiran utama adalah tikus dapat menyebarkan penyakit leptospirosis, yang disebabkan oleh air seni tikus lewat kontak langsung maupun tanah dan air yang telah terkontaminasi.

Pemerintah Tokyo telah membeli lebih dari 80.000 perangkap tikus dalam upaya memusnahkan tikus-tikus di Tsukiji, yang didistribusikan kepada penduduk yang tinggal di daerah dekat Tsukiji dan Toyosu, lokasi baru pasar Tsukiji.

Lokasi bekas pasar Tsukiji nantinya akan digunakan sebagai pusat logistik Olimpiade Tokyo 2020.

Sumber: Straits Times