Seperti Apa Rasanya Jadi Keturunan Samurai?

Semenjak kehilangan statusnya pada Restorasi Meiji yang dimulai di tahun 1868, Samurai mulai menghilang ditelan zaman bahkan tidak sedikit dari mereka yang jatuh miskin.

Saat ini tidak ada lagi samurai di Jepang, namun keturunannya masih ada, beberapa diantaranya ada yang menjadi politikus, dan artis, tapi ada juga yang menjadi rakyat biasa.

Lantas, adakah perlakuan khusus terhadap para keturunan samurai ini di jepang?

Menurut Mayumi Suzuki, yang kini bekerja di perusahaan wedding organizer di Jepang, tidak ada perlakuan khusus yang diterimanya sebagai keturunan samurai.

“Selain makam leluhurku ada di lokasi bagus di sebuah kuil dengan pemandangan sisa-sisa kastil – gak ada sama sekali,” tulis Mayumi di situs Quora.

Tapi pengguna lainnya dengan akun Yu-Hsing Chen menjelaskan bahwa meskipun keturunan samurai tidak diperlakukan secara spesial, namun entah kebetulan atau tidak, banyak politikus Jepang saat ini merupakan keturunan dari samurai yang menggulingkan shogun terakhir.

Contohnya, nenek perdana menteri Jepang Shinzo Abe adalah seoarang Kazoku, keluarga bangsawan setelah era shogun. Kakek dari neneknya merupakan seorang samurai dari Choshu.

Sedangkan, wakilnya, Taro Aso merupakan cicit dari Okubo Toshimichi, yang juga seorang samurai Choshu dan salah satu tokoh kunci yang mendirikan era Meiji di Jepang.