Info Terbaru Seputar ‘Left Alive’, Game Third-Person Shooter di Dunia Front Mission

Square Enix mengumumkan game baru berjudul Left Alive yang mengambil tempat di dunia Front Mission. Dalam majalah Weekly Famitsu, terungkap lebih banyak detil mengenai game third-person shooter ini.

Dalam Left Alive, tokoh utamanya adalah 3 orang yang ditampilkan dalam key visual. Mereka terperangkap dalam kota yang menjadi latar game-nya dan beraksi secara terpisah untuk bertahan hidup.

Game ini mengambil latar sebuah kota di Rusia. “The One Day Incident” menjadi kata kunci dalam game ini, dimana sebuah perang terjadi di kota ini, dan ketiga tokoh utama terlibat di dalamnya.

Left Alive terjadi di dunia yang sama dengan Front Mission, karenanya Wanzer, mecha yang menjadi ciri khas Front Mission juga akan muncul. Meski para tokoh utama akan lebih sering menghadapi Wanzer sebagai musuh, mereka juga dapat mencuri Wanzer kepunyaan musuh.

Tujuan utama dalam game ini adalah bertahan hidup Kalian akan berhadapan dengan beragam situasi, mulai dari memasang jebakan perang hingga crafting beragam material untuk membuat item.

Kalian akan bebas mengeksplorasi map dalam game ini, atau tepatnya sangat disarankan. Jika kalian menggunakan jalan terdekat untuk mencapai tujuan, kemungkinan besar kalian akan menghadapi musuh. Namun kalian dapat memilih rute rahasia atau memutar jauh untuk menghindari musuh.

“Karena saya ingin menekankan pada hal yang membuat saya puas, kemungkinan game-nya gak gampang,” ujar sutradara Toshifumi Nabeshima sambil tertawa. Nabeshima juga menjelaskan bahwa dirinya mungkin akan menambahkan DLC apabila pengerjaan gamenya tidak menemui kendala.

Left ALive ditangani oleh produser Shinji Hashimoto, yang kini tengah menjabat sebagai Brand Manager Final Fantasy. Sedangkan desain karakternya akan digarap oleh Yoji Shinkawa, yang terkenal lewat seri Metal Gear Solid. Sedangkan Toshifumi Nabeshima selaku sutradara game ini sebelumnya pernah menjadi produser dan sutradara seri Armored Core.

Hashimoto mengatakan bahwa mereka ingin membuat Front Mission generasi baru. “Kami membuat judul baru ini untuk melihat Front Mission dari sudut pandang yang berbeda,” ujarnya.

Secara kronologis, game ini mengambil latar pada tahun 2127, diantara Front Mission 5 dan Front Mission Evolved.

Nabeshima menegaskan bahwa game bergenre third-person ini juga akan menghadirkan aksi menaiki Wanzer dan elemen stealth. Bagaimana game ini akan tamat semuanya tergantung pada pemain. Namun pemain tidak akan selalu bertarung di dalam Wanzer. Meskipun map dalam game dibuat terbatas, namun rutenya dibuat sedemikian ruta agar perjalanan mencapai tempat tujuan terasa jauh.

Left Alive juga mendapat masukan dari Hideo Kojima, pembuat seri Metal Gear Solid. “Ketika kami mulai mengerjakan proyek Left Alive, kami meminta masukan dari Hideo Kojima, Kenichiro Imaizumi, dan Yoji Shinkawa.”

Sayangnya game ini tidak akan memiliki multiple ending, namun tergantung cara kalian memainkan game ini, karakter yang kalian temui akan berbeda. Tergantung pilihan yang kalian ambil, mungkin ada kegembiraan atau kesedihan, dan bisa saja sebuah misteri tidak akan terungkap. Pilihan-pilihan tersebut bisa terjadi berdasarkan percakapan, atau tindakan kalian terhadap NPC yang meminta tolong.

Sejauh ini proses produksi Left Alive sudah 50 persen selesai dan dijadwalkan akan dirilis pada 2018 untuk konsol PlayStation 4 dan juga PC.

Sumber: Gematsu