Sutradara Fullmetal Alchemist: “2D Lebih Bebas dari Live Action… Lebih Ekspresif.”

Sutradara anime Fullmetal Alchemist, Seiji Mizushima baru-baru ini mengikuti sebuah diskusi pada acara Nikufes Tokyo 2017 yang membicarakan tentang daya tarik mainstream anime di Jepang. Mizushima mengakui bahwa adaptasi live action dari anime dan manga memang memperluas daya tarik medium (anime), namun dia mengkritik tren yang tengah terjadi saat ini.


Seiji Mizushima yang juga tampil di anime Shirobako

Saat ditanya pendapatnya mengenai film live action Fullmetal Alchemist yang akan tayang, Mizushima menjawab, “Jika kamu menanyakanku apakah pemerannya dapat tampil dengan baik, jawabanku tidak, mereka tidak bisa.” Dia mengkritik keputusan bahwa film live action tersebut hanya diperankan oleh aktor Jepang.

Mizushima melanjutkan, “Sulit bagi seorang aktor untuk menampilkan dan menghadirkan nuansa dari seri manga aslinya. 2D lebih bebas dari live action… lebih ekspresif.”

Fullmetal Alchemist bukan satu-satunya adaptasi live action yang pernah dikritik oleh Mizushima. Sebelumnya dia juga pernah mengkritik bahwa live action Gintama terlihat bodoh dan Terra Formars adalah adaptasi buruk dari manga yang bagus.

Namun Mizushima tetap mengatakan bahwa dirinya mendukung film live action Fullmetal Alchemist. Secara khusus dia penasaran bagaimana efek CGI akan ditampilkan dan bagaimana film ini akan merangkum cerita Fullmetal Alchemist yang manga aslinya terbit sepanjang 27 jilid.

Sumber: Goboiano