4 Fakta Menarik Soal Hiatus Hunter x Hunter

Manga Hunter x Hunter akhirnya kembali hiatus. Mungkin di antara kalian ada yang kecewa atau ada yang bereaksi biasa saja lantaran mangaka serial ini, Yoshihiro Togashi memang sudah terkenal sebagai raja hiatus.

Nah, sambil menunggu serial ini kembali terbit, kamu bisa membaca beberapa fakta menarik soal hiatusnya serial Hunter x Hunter ini.

1. Sempat Hiatus Hampir 2 Tahun

Rekor hiatus terlama yang pernah dilakukan Togashi adalah sepanjang 80 minggu, dimana dia memutuskan untuk hiatus mulai dari majalah Shonen Jump edisi 39 tahun 2014 dan baru kembali melanjutkan Hunter x Hunter di edisi 19 tahun 2016.

Rekor ini masih belum terpecahkan hingga sekarang, karena berarti Togashi hiatus sepanjang 80 edisi penuh.

2. Publikasi Terpanjang Tanpa Hiatus: 30 Minggu

Semenjak menangani Hunter x Hunter, Togashi memang terkenal sering hiatus, meskipun belum separah sekarang. Biasanya togashi hanya hiatus sebanyak 1 hingga 3 minggu.

Namun Semenjak tahun 2006, Togashi semakin sering hiatus dalam kurun waktu yang lama. Sejauh ini rekor publikasi terus menerus tanpa hiatus terpanjang yang pernah ia jalani adalah sepanjang 30 edisi Shounen Jump.

Saat itu Togashi kembali menerbitkan Hunter x Hunter di majalah Shounen Jump edisi 35 tahun 2011 dan baru memutuskan kembali hiatus begitu ia selesai merampungkan bab terbaru yang dimuat di edisi 16 tahun 2012.

3. Mungkin Seharusnya Serial ini Sudah Tamat

Togashi mulai menangani serial Hunter x Hunter pada tahun 1998, apabila Togashi mengerjakan serial ini tanpa hiatus sekalipun, manga ini harusnya sudah mencapai bab ke 930-an.

Hampir tiga kali lipat dari bab saat ini, karena Hunter x Hunter baru mencapai bab ke 370.

Hunter x Hunter dirilis setahun setelah Naruto dan One Piece mulai diserialisasikan, mengingat Naruto sudah tamat, saya gak heran apabila seharusnya Hunter x Hunter juga sudah tamat apabila Togashi tidak hiatus sesering ini.

4. Togashi Hiatus Karena Masalah Kesehatan (?)

Salah satu penyebab Togashi sering hiatus disebut-sebut karena masalah kesehatan. Namun gak sedikit yang mempertanyakan kebenaran pernyataan ini.

Banyak yang curiga Togashi memang sudah tidak bersemangat untuk membuat manga, saat mengakhiri manga Yu Yu Hakusho, Togashi pernah menulis bahwa dirinya sudah stres dan tidak memiliki keinginan bekerja sama sekali.

Bahkan pada tahun 2012, Togashi pernah mengatakan bahwa dirinya sendiri cukup aktif bertindak sebagai ‘editor’ untuk mangaka lain di majalah Shounen Jump.

Mungkin memang sudah saatnya Togashi banting setir dari mangaka penuh, menjadi pembuat cerita (seperti yang dilakukannya di manga Akuten Wars) atau menjadi editor.