Bagi Mangaka Gantz Film Anime “Uchiage Hanabi” Itu Membosankan

Baik atau jeleknya sebuah anime tentunya tergantung selera masing-masing penonton. Salah satu contohnya adalah your name., secara angka anime ini tentunya sukses besar, banyak yang suka pula, tapi hal tersebut tentu tidak menjamin karya tersebut bebas kritikan.

Baru-baru ini ada satu lagi anime yang lumayan menyedot perhatian, film anime yang berjudul lengkap Uchiage Hanabi, Shita kara Miru ka? Yoko kara Miru ka? (Fireworks, Should We See it from the Side or the Bottom?) ini memang baru tayang mulai Jumat lalu, namun sudah berhasil meraup jutaan yen, bahkan banyak jurnalis yang memuji film yang diadaptasi dari serial drama karya Shunji Iwai ini.

Namun, tentu saja kembali lagi ke pernyataan di awal artikel, ada saja yang menyatakan ketidakpuasannya setelah menontonnya. Salah satunya adalah Hiroya Oku, mangaka dari Gantz dan Inuyashiki.

Lewat akun twitternya, Oku mengatakan bahwa film itu membosankan dan yang bagus cuma musiknya. “Gambarnya seperti anime tengah malam, dialognya mudah dipahami, dan aku tidak mengerti apa yang dipikirkan oleh para karakter.”

Oku juga menjelaskan bahwa dirinya tidak membenci pembuat filmnya, dan paham jika film tersebut bisa populer. Dia percaya ada orang yang menikmati film tersebut, tapi ada juga yang memiliki pendapat berbeda.

Dalam penayangan perdananya di hari Jumat, film Uchiage Hanabi berhasil menjual 133.000 tiket di hari Jumat dan diperkirakan akan meraup pendapatan sekitar 4 juta Yen selama penayangannya di Jepang.

Selain itu Uchiage Hanabi juga sudah direncanakan akan ditayangkan di 110 negara dan kota.

Uchiage Hanabi menceritakan tentang Norimichi dan Yusuke, keduanya adalah teman baik yang sama-sama jatuh cinta dengan teman sekelasnya, Nazuna. Karena orang tuanya bercerai, Nazuna harus pindah sekolah, dan kedua anak laki-laki tersebut belum mengetahuinya. Nazuna, yang tidak akrab dengan orang tuanya, secara diam-diam memutuskan untuk melarikan diri bersama dengan salah satu dari dua anak laki-laki tersebut.

Film yang diproduksi oleh studio Shaft ini disutradarai oleh Nobuyuki Takeuchi, dan Akiyuki Shinbo bertindak sebagai sutradara umum. Artis berusia 18 tahun, Suzu Hirose mengisi suara Nazuna Oikawa, sedangkan Masaki Sudah mengisi suara Norimichi Shimada dan Mamoru Miyano sebagai Yusuke Azumi.

Sumber: ANN