Toei Animation Mempersulit Lembur dan Memaksakan Libur Ternyata Malah Menambah Masalah Animator

Di tengah banyaknya berita dan kabar tak sedap seputar kesejahteraan hidup animator, mulai dari jam kerja yang luar biasa panjang hingga bayaran yang masih di bawah standar, jajaran direksi studio Toei menerapkan ide yang mereka anggap brilian dan dapat menyelasaikan masalah.

Toei mulai menerapkan rencana untuk mencapai apa yang mereka anggap sebagai jam kerja yang masuk akal, mulai dari mempersulit karyawan untuk lembur dan memaksakan liburan. Secara teori ide ini terdengar bagus, sayangnya tidak begitu dengan eksekusinya.

Menurut Sakugabooru, kebijakan baru ini malah dikritik secara terbuka maupun secara sembunyi-sembunyi oleh para karyawan.

Tidak ada perubahan dari segi operasi, tanpa mencoba mencari tahu isu yang menjadi penyebab di balik jam kerja berlebihan yang harus dilakukan oleh para karyawan, hanya memberi titah kepada mereka untuk pulang.

Terlebih lagi sebagian manajer produksi melarang para karyawan untuk membawa pulang pekerjaan mereka ke rumah. Kini para karyawan di studio Toei memiliki lebih sedikit waktu untuk menyelasikan jumlah pekerjaan yang sama, karenanya tidak heran jika suasana di tempat kerja menjadi tidak nyaman. Karyawan kini lebih stres dibandingkan sebelumnya.

Sebenarnya Direksi Toei sudah memperkirakan hal ini akan terjadi. Mereka bahkan dengan mantapnya mengatakan bahwa, tidak masalah kualitas menurun dan karyawan harus memprioritaskan waktu istirahat.

Boleh jadi hal ini malah menjadi hinaan bagi para karyawan yang memang bekerja sebagai profesional, mereka tidak ingin nama mereka dicantumkan pada karya di bawah standar. Belum lagi secara emosional mereka merasa terikat dengan karya mereka.

Sebagian besar pekerja di industri anime setia pada pekerjaan mereka bukan karena bayaran, melainkan karena kecintaan mereka pada anime.

Toei Animation masih menjadi salah satu studio animasi paling berjaya di Jepang, bahkan baru-baru ini mereka meluncurkan fasilitas studio baru. Dengan manajemen yang tentunya sudah malang melintang di dunia animasi, seharusnya mereka bisa melakukan lebih baik dari ini untuk meningkatkan kesejahteraan para animator.