Jepang Butuh Banyak Tenaga Kerja Untuk Layanan Pembersihan Rumah Orang Tua Yang Mati Sendiri

Beberapa tahun belakangan ini, industri layanan pembersihan khusus tumbuh dengan cepat. Layanan pembersihan yang di Jepang disebut tokushi soji ini menawarkan layanan pembersihan rumah penduduk tua yang mati sendiri.

Tentunya terdengar aneh, mengingat biasanya hal ini dilakukan oleh kerabat dari mendiang, entah itu anak-anak maupun sanak saudara.

Sayangnya tidak demikian di Jepang. Dengan mengerutnya keluarga dan semakin banyak orang pindah jauh dari tanah kelahirannya guna mencari penghidupan yang lebih baik, menurut data dari Kementerian Kesehatan, Ketenagakerjaan dan Kemakmuran, penduduk tua di Jepang yang tinggal sendiri telah meningkat dari angka 4,1 juta di 2010 menjadi 6,55 juta di 2016.

Akibatnya, saat ini ada lebih dari 5.000 perusahaan yang menawarkan layanan pembersihan khusus di Jepang, 15 kali lipat lebih banyak dari lima tahun yang lalu.

Selain harus mendaur ulang atau membuang barang milik mendiang, perusahaan pembersihan khusus ini juga harus membersihkan dan mendesinfeksi rumah. Gak jarang saat melakukannya, petugas yang membersihkan harus menggunakan cairan pembersih dan petsisida khusus, sembari mengenakan pakaian pelindung guna mencegah penyebaran penyakit.

Meskipun membersihkan dan membuang sampah menjadi layanan utama, beberapa perusahaan juga mulai menawarkan layanan pemakaman. Banyak juga yang percaya bahwa penanganan terhadap kerabat yang masih hidup juga menjadi tanggung jawab mereka.

Semenjak tahun 2013, di Jepang juga mulai bermunculan program pelatihan dan sertifikasi untuk memastikan layanan pembersihan khusus ini memiliki standar yang tinggi baik dari segi teknis maupun tenaga kerja manusia.

Sumber: Soranews24