Kakeibo: Tips Mengatur Keuangan ala Orang Jepang

Jepang memang terkenal sebagai negara dengan biaya hidup tinggi di dunia, apalagi kalau tinggal di kota-kota besar, seperti Tokyo misalnya. Karenanya, walaupun standar gajinya juga berlipat-lipat daripada di Indonesia, yang namanya penghematan dan mengatur keuangan tetap harus dilakukan, terutama buat tabungan masa depan.

Salah satu yang biasa dilakukan oleh orang Jepang untuk mengatur keuangan rumah tangga adalah dengan menggunakan Kakeibo. Seni mencatat keuangan rumah tangga ini akan memaksa kita untuk berpikir lebih baik tentang cara kita menggunakan uang.

Caranya gak rumit, dan kamu gak harus menggunakan aplikasi komputer, cukup dengan kertas atau buku kamu sudah dapat menerapkan Kakeibo. Langkah awalnya dapat kamu lakukan dengan duduk sejenak di awal bulan dan mulai mencatat rencana keuangan selama empat minggu kedepan.

Catatan ini harus kamu buat sedetil mungkin, mulai dari seberapa banyak yang mau kamu tabung, selanjutnya mulailah mencatat apa-apa saja pengeluaran selama sebulan kedepan, yang dibagi menjadi empat bagian: wajib (makanan, transportasi, kesehatan), tambahan (makan di luar, belanja), hiburan (buku, musik, film), lain-lain (hadiah, biaya renovasi, dll). Setelahnya kamu harus mencari cara apa yang harus dihemat demi mencapai jumlah uang yang ingin kamu tabung.

Tiap bulannya, ketika kamu melihat Kakeibo, kamu harus dapat menjawab empat pertanyaan ini:

1. Berapa banyak uang yang kamu punya?
2. Berapa banyak yang ingin kamu tabung?
3. Berapa sebenarnya pengeluaranmu?
4. Bagaimana cara memperbaikinya?

Nantinya, dengan mencatat seperti ini, kamu akan bisa mengetahui kemana uangmu habis. Mungkin kamu akan sadar berapa banyak uang yang habis gara-gara keseringan memesan makanan di luar atau kebanyakan naik taksi online.

Intinya, dengan menggunakan Kakeibo kamu akan dapat merencanakan pengeluaranmu dengan lebih baik.