Ada Coretan Alat Kelamin Pria di Dahi Genghis Khan, Majalah Jepang Sebabkan Masalah Internasional

Bab terbaru manga Yarisugi!!! Itazura-Kun, manga komedi untuk anak-anak, gambar Genghis Khan ditampilkan dengan coretan alat kelamin pria di dahinya, beserta kata “penis” dalam bahasa Jepang.

Gambar ini menyebabkan masalah internasional, demo dari warga Mongolia, seorang pesumo ngamuk, dan permohonan maaf kepada kedutaan Mongolia.

Dalam bahasa Jepang, Genghis Khan ditulis チンギス・ハーン atau チンギス・カン yang dibaca sebagai Chingisu Haan atau Chingisu Kan. Kesamaan bunyi ini dengan チン・チン atau Chin Chin yang berarti penis dalam bahasa Jepang tampaknya menjadi penyebab munculnya ilustrasi itu di manga Yarisugi!!! Itazura-kun.

Ilustrasi tersebut merupakan bagian dari kontes gambar coret-coretan yang diadakan manga itu, yang tampaknya sudah terlalu berlebihan.

Lewat cuitan yang kini sudah dibahas, mantan juara sumo Asashoryu, warga Mongolia pertama yang berhasil menjadi seorang Yokozuna, mencuitkan gambar dari panel manga itu, dan menuliskan: “Kamu mengejek leluhur (kami)!! Orang Jepang tanpa sopan santun!! Tidak termaafkan!! Minta maaf!! Minta maaf!! Dimana lokasi perusahaan sampah ini!?”

Di Tokyo, sekitar seratus warga negara Mongolia yang tinggal di jepang berkumpul di depan kantor penerbit manga Shogakukan, untuk memprotes komik tersebut.

Oricon News melaporkan, penerbit Shogakukan mengeluarkan permohonan maaf resmi, dan mengirimkan surat kepada kedutaan Mongolia di Tokyo. Yang berbunyi:

Mewakili Shogakukan Inc., kami memohon maaf sedalam-dalamnya atas kejadian yang tidak pantas terkait Genghis Khan di manga ‘Yarisugi!!! Itazura-kun’ pada edisi Maret majalah bulanan kami ‘CoroCoro Comic.’

Kami menyadari bahwa penggambaran pendiri kerajaan Mongol tidaklah pantas dan menghina orang Mongolia yang mencintai dan menghargai Kahn yang agung.

Kami berterimakasih isu ini diinformasikan ke kami dan sungguh meminta permohonan maaf. Kedepannya, kami akan meningkatkan pengetahuan kami seputar sejarah dan budaya di negara Anda dan berusaha sebaik mungkin untuk mencegah kejadian ini terulang kembali.

Terima kasih atas kesabaran dan pengertiannya.

Shogakukan juga memutuskan untuk mencabut edisi bulan Maret CoroCoro Comic.

Sumber: Kotaku