Benarkah Jepang Negara Yang Aman?

Jepang terkenal sebagai negara yang aman, negara ini juga memiliki tingkat kriminalitas yang rendah apabila dibandingkan dengan negara-negara maju lainnya.

Salah satunya disebabkan rasa malu bagi seseorang dan keluarganya apabila mereka melakukan tindak kejahatan. Bahkan seorang yakuza sekalipun seakan punya garis batas tindakan yang boleh, dan tidak boleh.

Namun benarkah Jepang negara yang aman?

Ada yang berpendapat bahwa salah satu penyebab Jepang terlihat sebagai negara aman dikarenakan oleh rasa malu yang sama, banyak orang memilih untuk tidak melaporkan atau menutup-nutupi kejadian yang mereka alami.

Bahkan pada tahun 2013, kepolisian Osaka kedapatan tidak melaporkan 81.000 catatan kriminalitas pada tahun 2008 hingga 2012.

Wanita, Target Utama Pelecehan Seksual di Jepang

Khusus bagi wanita, Jepang mungkin bukanlah negara yang paling aman. Tidak sedikit wanita yang mengungkapkan bahwa dirinya pernah menjadi korban pelecehan seksual di Jepang.

Bahkan menurut sebuah artikel, dari sekian banyak kasus pemerkosaan dan pelecehan seksual di Jepang, kurang dari separuh pelaku kejahatan yang dihukum. Sisanya? Melenggang bebas.

Ada Yang Memilih Mengaku Untuk Kejahatan Yang Tidak Pernah Mereka Lakukan

Pria Jepang beranama Shoji Sakurai harus mendekam di penjara selama 29 tahun untuk kejahatan yang tidak pernah ia lakukan. “Aku sedikit nakal ketika masih muda dan polisi mengejar orang-orang yang memiliki catatan kriminal, jadi aku dan temanku menjadi tersangka utama dalam sebuah kasus pembunuhan.”

Ketika ditangkap Sakurai baru berusia 20 tahun, meskipun tidak bersalah dia diperlakukan seperti seorang penjahat. “Mereka menginterogasiku dari siang hingga malam, memaksaku untuk mengaku. Setelah lima hari, Aku tidak punya tenaga lagi jadi aku menyerah dan mengaku.”

Meskipun hingga sekarang Jepang masih mengklaim dirinya merupakan negara yang aman, namun beberapa poin di atas membuat banyak orang yang mempertanyakannya, benarkah Jepang negara yang aman?