Dibayar Rendah, Semakin Sedikit Penduduk Jepang Yang Berminat Jadi Ninja

Siapa sangka kalau Jepang, sebagai negara tempat lahirnya ninja malah kekurangan orang yang berminat untuk menjadi ninja.

Nippon Television melaporkan bahwa pertunjukan Ninja di negara ini kekurangan pemeran untuk menghibur penonton. Di Jepang sendiri semakin sedikir penduduk yang tertarik dengan ninja, namun dengan meningkatnya kedatangan turis luar negeri ke Jepang, popularitas ninja kembali naik.

Contohnya, di Ninja Village Hizenyumekaidou yang terletak di prefektur Saga hanya ada tiga pemeran ninja. “Kami butuh ninja,” ujar seorang pemeran. Menurut Kunihiro Takeishi dari Japan Ninja Council, kekurangan ninja ini terjadi di seluruh Jepang.

Taman hiburan Noboribetsu Date Jidaimura di Hokkaido sampai membuat sebuah video spesial di Youtube untuk “rekrutmen besar-besaran pemeran ninja,” lengkap dengan informasi cara mendaftar.

Rendahnya minat seseorang untuk berkarir sebagai ninja ternyata disebabkan rendahnya bayaran yang mereka terima. Nippon Television melaporkan sangat sulit untuk hidup layak hanya dari gaji sebagai seorang ninja.

Untuk memenuhi permintaan tinggi dari turis-turis yang akan menghadiri olimpiade Tokyo 2020, Japan Ninja Council sedang berusaha keras mencari solusinya. “Kupikir akan sulit,” ujar Takeishi.

Sumber: Kotaku