Seiyuu Veteran Kritisi Seiyuu Muda di Acara TV Jepang

Belum lama ini seorang staf dari perusahaan produksi anime menjelaskan betapa sulitnya bagi seiyuu muda di Jepang untuk memasuki industri yang sudah didominasi para seiyuu ahli. Topik tersebut banyak dibahas netizen, namun sulit mendapatkan penggambaran yang tepat mengenai kondisi industri seiyuu saat ini ketika diskusinya cenderung satu sisi.

Acara televisi Aruaru Bannsankai yang ditayangkan di TV Asahi menghadirkan seiyuu “veteran” maupun “muda” di episode yang ditayangkan pada tanggal 17 Juni. Sepertinya acara tersebut dibuat untuk mempertemukan seiyuu ahli dengan seiyuu baru. Sayangnya, netizen melihat acara tersebut sebagai ajang mengadu seiyuu veteran dengan seiyuu muda.

seiyuu vetereran Akira Kamiya (Kinnikuman di Kinnikuman dan Kogoro Mouri di Detektif Conan) mengatakan di acara tersebut, “Angin baru berhembus. Drama terbentuk. Aku muak dengan drama yang tampak.” Yuji Mitsuya (Virgo Shaka di Saint Seiya) ikut menyindir para seiyuu baru. “Suara siapapun terdengar sama, gak ada ciri khas… Dengan suara pelan, suara terdengar sama meskipun peran berganti.”

Para seiyuu muda tampaknya segan untuk berbicara dengan senior yang mereka kagumi. Kamiya juga mentakan bahwa kemajuan teknologi rekaman menjadikan seiyuu tidak perlu mengeluarkan suara keras atau berteriak. Mendengar hal itu, pembawa acara Koji Imada membalas bahwa mengeluarkan suara keras itu menyebalkan dan jadul. Kemudian, seiyuu muda Showtaro Morikubo memperlihatkan bahwa dia setuju.

Netizen mengatakan bahwa mereka paham sudut pandang para veteran dan setuju bahwa suara seiyuu saat ini terdengar mirip satu sama lain. Namun, banyak netizen yang mengkritisi para seiyuu veteran yang keras tanpa alasan kepada para seiyuu muda.

Meskipun, setelah penayangan acara tersebut, Morikubo mengatakan bahwa tema “veteran berhadapan dengan orang muda” sudah didramatisir oleh televisi untuk meningkatkan rating atau memperoleh reaksi kuat dari penonton. “Itu cuma pemotongan, dan orang-orang sebenarnya berbicara dengan baik satu persatu. Jadi, kenyataannya gak ada impresi (kritik keras) seperti itu,” tulis Morikubo di Twitter.

Netizen juga mengkiritisi pendekatan satu sisi acara tersembut dan penampilan tidak menarik dari para seiyuu veteran. Netizen mengatakan acara tersebut seharusnya memfokuskan penayangan yang menyetarakan para seiyuu dan tidak mengadu grup seiyuu berbeda satu sama lain.

Sumber: ANN