Berkat Usaha Para Fujoshi Penggemar Touken Ranbu, Pedang Hotarumaru Akhirnya Selesai Direkonstruksi

Hotarumaru adalah pedang harta karun nasional yang telah hilang semenjak disita oleh pasukan Sekutu setelah Perang Dunia II. Pedang tersebut akhirnya selesai direkonstruksi, dipamerkan ke publik dan didedikasikan untuk Kuil Aso di Kyushu pada tanggal 17 Juni.

Suksesnya proses rekonstruksi Hotarumaru yang mengembalikan pedang tersebut ke tempat peristirahatannya ini tidak terlepas dari peran penggemar Touken Ranbu yang mengadakan penggalangan dana.

Penggalangan dana tersebut sukses mengumpulkan uang sebesar 45 juta Yen, jauh di atas target awal sebesar 5,5 juta Yen. Pedang rekonstruksi sepanjang lebih dari 1 meter ini dibuat oleh Fusayuki Fukudome. Dia mengatakan proyek ini akan berlanjut dengan proses rekonstruksi dari kuil yang rusak dan gerbangnya.

Gempa bumi besar menghancurkan Kuil Aso pada bulan April 2016. Pengunjung dapat membeli merchandise spesial Nitro+ yang keuntungannya akan digunakan untuk proses restorasi kuil.


Hotarumaru di Touken Ranbu

Semenjak dirilis game Touken Ranbu telah berpartisipasi di lebih dari 14 kolaborasi, termasuk museum dan proyek Mikazuki Munechika yang bertujuan untuk membuat kembali pedang kuno tersebut dalam kondisi baru.

Sumber: ANN