3 Alasan Kenapa Kamu Harus Mengunjungi Kyoto di Bulan Mei

Kyoto merupakan destinasi turis paling popuer di Jepang, bekas ibukota Jepang ini terkenal cantik serta memiliki beragam destinasi wisata juga penting dari sisi historis.

Umumnya para turis mengunjungi Kyoto di bulan April dan November, ketika bunga sakura bermekaran dan musim gugur menjadikan kota ini terselimuti dedaunan yang mulai berubah warna.

Tapi, tahukah kamu kalau kamu mengunjungi Kyoto di Bulan Mei kamu akan mendapatkan pengalaman yang gak bisa kamu dapatkan di bulan-bulan lainnya? Ini dia 3 pengalaman yang cuma bisa kamu peroleh dengan mengunjungi Kyoto di bulan Mei.

1. Kesempatan Langka Menikmati Kyoto Dengan Cuaca Yang Nyaman

Karena kondisi geografisnya, Kyoto terkenal memiliki cuaca yang ekstrim, super panas di musim panas dan dingin menusuk di musim dingin. Tapi Mei adalah waktu langka dimana cuaca nyaman menyelimuti Kyoto, suhu pada siang hari berkisar di antara 20 derajat Celcius.

Bukan hanya kamu gak perlu takut baju basah karena keringat atau mengutuk cuaca dingin (sumpah, dingin kering Jepang salah satu faktor minus liburan ke negara tersebut). Bulan Mei juga cocok untuk kamu yang alergi serbuk bunga, karena serbuk bunga sudah tidak lagi berseliweran di udara.

2. Mencicipi Makanan Kawadoko Ryori di Atas Sungai

Bukan di samping sungai, melainkan makan persis di atas permukaan air sungai!

Foto di atas merupakan restoran Kibune Fyuji, salah satu tempat yang menawarkan pengalaman makan unik ini. Harganya bervariasi di setiap restoran, namun kamu akan disuguhi bahan baku dan resep yang Kyoto banget, mulai dari teh hijau khas Kyoto, camilan manis Jepang, tempura udang, serta Yuba (kulit tahu).

Makanannya enak dan nuansanya pun sangat mendukung. Menjadikan pengalaman makan Kawadoko Ryori pastinya jadi salah satu yang paling gak terlupakan.

Tentunya Kawadoko Ryori juga dapat dinikmati di musim panas, tapi seperti dijelaskan di poin pertama. Bulan Mei adalah waktu yang paling tepat untuk mencoba pengalaman unik ini lantaran cuacanya yang nyaman.

3. Naik Kereta di Malam Hari Sembari Menikmati Keindahan Daun Mapel

Setiap hari libur dan akhir pekan di malam hari bulan Mei, Eizan Railway di Kyoto menawarkan kereta Aomimiji Shinryoku (Daun Mapel Hijau). Yang unik dari perjalanan dari Ichihara sampai Ninose ini, di sepanjang perjalanan lampu kereta akan dimatikan, sementara lampu di sepanjang rel kereta akan menyorot pohon Mapel yang berada di samping kiri dan kanan.

Kondektur kereta juga akan memelankan kereta agar penumpang dapat menikmati keindahan tersebut sedikit lebih lama.

Sumber: SoraNews24