Kepanikan Melanda Jepang Setelah Keripik Kentang Mulai Menghilang

Badai taifun yang melanda Hokkaido pada Agustus 2016 telah menyebabkan Jepang kekurangan kentang. Berkurangnya asupan tanaman tersebut menyebabkan produsen keripik kentang kesulitan memproduksinya. Dan karenanya, kepanikan mulai melanda negara ini.

Menurut Jiji, perusahaan kudapan asal Jepang Calbee dan Koikeya mulai tidak menjual beberapa produk keripik kentang karena hal tersebut. Japan Today melaporkan semenjak 15 April, Calbee memberhentikan pengiriman 18 varian snak berbahan baku kentang.

Mulai 22 April mereka juga akan menunda produksi 15 varian lainnya, termasuk Big Bag Lighty Salted, yang merupakan salah satu keripik kentang paling terkenal di Jepang.

Calbee berharap mereka dapat mengimpor kentang dari Amerika selama krisis kentang ini terjadi, namun mereka tetap tidak dapat memenuhi kebutuhan pasar. Japan Today menambahkan bahwa Calbee mengatakan kentang Amerika banyak yang tidak memenuhi standar kualitas mereka.

Koikeya, salah satu perusahaan snack lainnya memutuskan untuk tidak melanjutkan produksi sembilan varian keripik kentangnya, karena mereka hanya menggunakan kentang Jepang.

Tidak semua keripik kentang menghilang dari Jepang. Namun, karena penjualan beragam varian populer mulai berhenti untuk sementara waktu, stok keripik kentang mulai menghilang dari rak-rak toko.

Di Twitter tampak Netizen mulai menyetok keripik kentang, selayaknya ransum darurat.

Khususnya varian-varian langka yang mungkin ‘punah’.

Beberapa toko tampak kehabisan stok keripik kentang sama sekali.

Masih belum bisa diperkirakan kapan keripik kentang akan kembali dapat diproduksi secara normal di Jepang, mungkin hingga tahun depan?

Sumber: Kotaku