Ini Komentar Kouji Seo Soal Perbedaan Cerita di Anime Fuuka

Artikel ini mengandung spoiler besar untuk manga dan anime Fuuka.

Di episode ke-10 serial anime Fuuka, yang tayang di Jepang pada tanggal 10 Maret, Fuuka berhasil selamat dari terjangan truck-san. Hal ini tentunya berbeda dengan di serial manga, dimana Fuuka ditabrak truk dan mati di jilid ke-4 manganya.

Banyak penggemar serial ini yang terkejut bahkan halaman website serial animenya mengunggah komentar para staf mengenai perubahan ini pada hari Senin. Salah satunya datang dari sang mangaka, Kouji Seo.

Penyebab utama (perubahan cerita) adalah keinginanku untuk melihat Fuuka Akitsuki hidup. Di karya asli, Fuuka pergi sehingga Yuu bisa terus maju dengan aktivitas bandnya dan bertumbuh. Aku sama sekali tidak merasa bahwa itu adalah sebuah kesalahan, namun aku menerima pendapat dari pembaca yang mengatakan ‘sedih melihat Fuuka mati.’ Jadi, kalau mereka serius untuk membuat anime, aku berpikir mengenai kemungkinan perkembangan cerita dimana Fuuka tetap hidup. Bersamaan dengan hal itu, produser anime berkata, “Aku ingin membuat cerita dimana Fuuka Akitsuki hidup,” sungguh mukjizat.

Kensuke Tateishi, produser serial anime Fuuka bersama dengan sutradara Keizou Kusakawa juga menyuarakan pendapatnya di website yang sama. Tateishi mengatakan, “Ketika Fuuka Akitsuki mati di cerita aslinya, aku berpikir, ‘Ah, kita harus membuat anime tentang ini.’ Alasan utamanya adalah aku sangat ingin membuat cerita dimana Fuuka akitsuki hidup.”

Kusakawa punya pendapat yang sedikit berbeda, “Sejujurnya, aku merasa merubah cerita aslinya akan buruk dan membuat penggemar menolaknya (anime).” Namun, sutradara juga menggaris bawahi bahwa para staf memutuskan untuk membuat adaptasi dari enam jilid manga Fuuka yang sudah dirilis. Dia merasa mustahil serial anime sepanjang 12 episode akan berakhir dengan kematian Fuuka, dan akhirnya dia juga mengeksplorasi kemungkinan Fuuka tetap hidup.

Edisi ke-15 majalah Weekly Shounen Magazine terbitan Kodansha tahun ini yang dirilis tanggal 15 Maret, menghadirkan wawancara dengan Seo yang berfokus pada nasib Fuuka. Seo mengatakan bahwa dia berpikir Fuuka harus mati di manga agar Yuu tumbuh dan mendedikasikan dirinya untuk bandnya. Karena Fuuka adalah manga tentang band, dia merasa itu adalah keputusan tepat.

Seo mengakui keputusan untuk membuat Fuuka tetap hidup (di animenya) separuhnya adalah keinginan pribadinya yang egois. Separuhnya lagi dikarenakan reaksi penggemar dan pendapat dari produser anime. Seo juga mengatakan bahwa dia ingin perubahan tersebut menghadirkan kejutan yang menyenangkan bagi penonton, ketimbang memberikan rasa kaget.

Seo mengatakan bahwa jika Fuuka mati di anime sepanjang 12 episode akan memberikan akhir cerita yang tidak enak. Dia juga menambahkan bahwa dirinya menikmati menonton animenya, dan sangat menanti-nanti setiap episodenya.

Sumber: ANN