Pihak Jepang Kirim Peringatan Setelah SAO: Ordinal Scale Dibajak di Singapura dan Malaysia

Distributor film Odex menyatakan lewat halaman Facebooknya bahwa mereka telah menerima “peringatan dari Jepang” dikarenakan film Sword Art Online: Ordinal Scale dibajak.

Menurut Odex, seseorang merekam film yang tengah tayang di bioskop selama 10 detik hingga 8 menit. Kejadian tersebut terjadi ketika film tersebut tengah tayang perdana di Singapura dan Malaysia pada 18 Februari.

Odex menambahkan bahwa film tersebut bisa mengakibatkan Singapura dan Malaysia masuk ke daftar hitam rilis film anime kedepannya. Namun mereka juga tengah berusaha meminimalisir dampak yang terjadi.

Selain Malaysia dan Singapura, Odex juga menayangkan film tersebut di Indonesia, Filipina, Vietnam dan Brunei.

SAO Ordinal Scale Dibajak

Tapi seperti ancaman setelah film Doraemon yang dibajak secara utuh beberapa tahun silam di Indonesia. Tapi hingga kini film-film wibu masih tetap tayang, saya cukup yakin peringatan dari Jepang tidak usah dianggap serius.

Sumber: ANN