Lihat Cara Petugas Stasiun Jepang Menyemangati Para Calon Mahasiswa Baru

Sama seperti di Indonesia, ujian masuk perguruan tinggi merupakan urusan serius di Jepang.

Seseorang yang lulus dari perguruan tinggi kenamaan akan lebih mudah mencari kerja di perusahaan-perusahaan terkenal. Bila seseorang gagal dalam ujian masuk, mereka baru bisa mengikutinya kembali tahun depan. Dengan bertambahnya usia hal tersebut bisa menyebabkan pencari kerja dipandang sebelah mata oleh manajer HRD perusahaan.

Karenanya ujian menjadi hari yang menegangkan bagi para remaja di Jepang, bahkan sebelum mereka menerima kertas ujian.

Bagi mereka yang tinggal jauh dari tempat perguruan tinggi yang mereka inginkan mereka harus melakukan perjalanan cukup jauh, tanpa ditemani kerabat atau bahkan tanpa teman.

Setiap musim gugur, ratusan bahkan ribuan remaja berjalan sendirian di stasiun Naruo yang terletak di prefektur Hyogo dan dekat dari salah satu perguruan tinggi, Universitas Wanita Mukogawa. Pada tanggal 5 November, hari dimana ujian masuk digelar, petugas stasiun berinisiatif membuat pesan khusus yang diletakkan di pintu keluar stasiun Naruo.

Gambar siswi gemetaran dan berkata kepada dirinya sendiri, “Waduh, aku bisa-bisa gagal karena terlalu tegang.” Dan pesan utama bertuliskan.

naruo

“Untuk kamu yang mengikuti ujian masuk Universitas Wanita Mukogawa,

Ini hari ujian masuk. Apakah kamu merasa gugup? Kami rasa kamu gugup. Setiap tahun, pada hari ini, kami melihat kamu berjalan dengan rasa ketakutan yang tergambar pada wajahmu.

Kami mengetahui apa yang kamu rasakan. Pada musim semi, kami pikir kami bisa melihat kamu berjalan melewati gerbang stasiun lagi, dan pada saat itu, kamu akan tersenyum.”

Apakah pesan dari petugas stasiun Jepang ini bisa membuat para peserta ujian bersemengat? Kalau menurut kami, Iya. Kalau kamu?

Sumber: Japan Today